Lubang Jepang Bukittinggi: Jejak Sejarah Perang Dunia II di Sumatera Barat

- Redaksi

Kamis, 23 Mei 2024 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKITTIGGI – Kamis, 23 Mai 2024.
Lobang Jepang Bukittinggi, adalah salah satu objek wisata sejarah yang menonjol di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, merupakan peninggalan tentara Nipon.

Terowongan atau bunker ini dibangun oleh tentara pendudukan Jepang sekitar tahun 1942 dengan tujuan pertahanan selama Perang Dunia II.

Terowongan sepanjang 1.400 meter ini memiliki lebar sekitar 2 meter dan berkelok-kelok, serta dilengkapi dengan sejumlah ruangan khusus seperti ruang pengintaian, ruang penyergapan, penjara, dan gudang senjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awalnya, Lubang Jepang difungsikan sebagai tempat penyimpanan perbekalan dan peralatan perang.

Lokasi strategis Bukittinggi, yang pada masa itu merupakan pusat pemerintahan Sumatra Tengah, menjadi salah satu alasan utama pembangunan terowongan ini.

Menariknya, tanah yang menjadi dinding terowongan ini semakin kokoh saat bercampur dengan air, sehingga mampu bertahan dari guncangan, seperti gempa besar yang melanda Sumatera Barat pada tahun 2009 silam tanpa mengalami kerusakan berarti.

Pembangunan terowongan ini melibatkan puluhan hingga ratusan ribu tenaga kerja paksa atau romusha dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.

Strategi kolonial Jepang dalam menggunakan tenaga kerja dari luar daerah bertujuan untuk menjaga kerahasiaan proyek besar ini.

Sementara itu, tenaga kerja dari Bukittinggi sendiri sebagian besar dikerahkan untuk proyek terowongan pertahanan di Bandung dan Pulau Biak.

Sejak tahun 1984, Lubang Jepang mulai dikelola sebagai objek wisata sejarah oleh pemerintah kota Bukittinggi.

Kini, Lubang Jepang tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah masa lalu tetapi juga destinasi wisata edukatif yang menarik banyak pengunjung setiap tahunnya.

Pengunjung yang ingin menyusuri terowongan ini harus menaiki 132 anak tangga terlebih dahulu. Saat menginjakkan kaki di bawah tanah, pengunjung akan diajak seolah merasakan sensasi kehidupan pahit di masa lampau.

Lobang Jepang Bukittinggi terletak di Jalan Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Lokasinya hanya sekitar 1 Km dari Jam Gadang Bukittinggi.

Bagi pengunjung yang ingin masuk dan menyusuri Lobang Jepang akan dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp15.000 per orang. Pihak pengelola juga menyediakan jasa pemandu, pengunjung bisa menggunakan jasa ini dengan biaya tambahan.

Destinasi wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Jika ingin mendapatkan suasana yang tidak terlalu ramai, sebaiknya jangan datang saat akhir pekan atau musim liburan.

Sumber: Wikipedia
Pewarta: Alex

Berita Terkait

PKS Bukittinggi Turun ke Agam, Bersihkan Mushala dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir
Lapas Kelas IIA Bukittinggi Upacara Peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-1  Secara Virtual
“HMPS Ilmu Hadis Antar Semangat Baru Lewat Semarak Hadis 2025 yang Berjalan Sukses dan Meriah”
Lapas Bukittinggi Musnahkan Barang Hasil Penggeledahan, Rayakan HUT ke-1 Kemenimipas dengan Aksi Nyata
PMI Salurkan Bantuan Darurat kepada korban kebakaran Di pulau anak air
Polresta Bukittinggi Gelar Pasukan Operasi Zebra Singgalang
Aksi Sosial Pemuda Pakan Kurai Untuk Masyarakat
UDD PMI Bukittinggi Perkuat Kesiapan Akreditasi Lewat Kolaborasi dengan UDD PMI Banjarmasin

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:53 WIB

PKS Bukittinggi Turun ke Agam, Bersihkan Mushala dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Kamis, 20 November 2025 - 14:22 WIB

Lapas Kelas IIA Bukittinggi Upacara Peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-1  Secara Virtual

Rabu, 19 November 2025 - 17:25 WIB

“HMPS Ilmu Hadis Antar Semangat Baru Lewat Semarak Hadis 2025 yang Berjalan Sukses dan Meriah”

Rabu, 19 November 2025 - 12:45 WIB

Lapas Bukittinggi Musnahkan Barang Hasil Penggeledahan, Rayakan HUT ke-1 Kemenimipas dengan Aksi Nyata

Selasa, 18 November 2025 - 12:32 WIB

PMI Salurkan Bantuan Darurat kepada korban kebakaran Di pulau anak air

Berita Terbaru

Artikel

Diambang Waktu Yang Terlupa

Selasa, 9 Des 2025 - 22:23 WIB