Jamgadangnews, Bukittinggi – Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas, mengajak masyarakat untuk rutin melakukan donor darah sukarela di UDD PMI Kota Bukittinggi. Ajakan itu disampaikannya melalui sambungan telepon pada Senin (7/9/2026).
Chairunnas mengatakan, donor darah merupakan bentuk bantuan yang mungkin tidak terlihat secara langsung, tetapi memiliki dampak nyata bagi kehidupan orang lain.
“Dalam hidup ini kita sering membantu kawan, baik itu dalam kesulitan maupun kadang berbagi makanan dan juga membantu siapa saja yang tertimpa bencana. Semua bantuan yang kita kerjakan itu bantuan nyata. Tapi adakah kita kadang lupa memikirkan bantuan yang tidak nyata,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan darah dapat datang kapan saja. Ibu yang melahirkan, anak yang menjadi korban kecelakaan, hingga ayah yang menjadi tulang punggung keluarga bisa saja membutuhkan transfusi darah saat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Kita membantu secara nyata memberikan darah kita, tapi kita tidak tahu siapa yang menerima darah kita itu. Namun darah yang kita berikan itu memberi dampak nyata bagi kelangsungan hidupnya,” kata Chairunnas.
Ia menyebut, donor darah hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Namun, darah yang didonorkan dapat memberikan manfaat besar bagi penerimanya.
“Donor darah itu hanya butuh waktu sekitar 10 menit, tetapi dampaknya sangat besar bagi kelangsungan hidup penerima darah yang didonorkan. Bantuan yang kita berikan bisa membuat kehidupan yang lebih baik untuk manusia di masa depannya,” imbaunya.
Chairunnas juga mengingatkan bahwa setetes darah yang disumbangkan melalui UDD PMI Kota Bukittinggi berpotensi menjadi penyelamat nyawa seseorang.
Ia mengaitkan donor darah dengan nilai keikhlasan dalam Islam. Menurutnya, berbuat baik tidak selalu harus dilakukan dalam bentuk materi.
“Teruslah beramal walaupun hanya dengan senyuman. Karena amal itu tidak harus berupa uang. Setidaknya beramallah dengan tenaga dan pikiran. Dan kalau pun tidak mampu, diam adalah hal terbaik daripada bersorak ke sana kemari,” tuturnya.
“Dalam Islam, Allah tidak melihat besar kecilnya pemberian, tapi keikhlasan hati. Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya,” tambahnya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, Chairunnas menilai kegiatan donor darah juga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antarmasyarakat.
“Saudara kandung itu tak harus sedarah. Silaturahmi yang terjalin karena kebaikan, insyaAllah akan membawa keberkahan. Dan apa saja kebaikan yang kamu perbuat untuk dirimu, niscaya kamu akan mendapat pahalanya di sisi Allah,” jelasnya.
Di tengah kesibukannya, Chairunnas tetap menyempatkan diri mengingatkan masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darah. Ia mengajak warga untuk menjadikan donor darah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Mari kita berlomba-lomba untuk berbuat baik,” pungkasnya.
Penulis : Eri JM
Editor : Redaksi

















