PMI Bukittinggi Perkuat Layanan dan Transparansi UDD

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PMI Bukittinggi, Jalan dr.Rivai Ngarai maaram Bukittinggi (**)

 

Bukittinggi, Jamgadangnews- 23 juli Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi terus melaju memperkuat mutu layanan Unit Donor Darah (UDD) usai mengikuti Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Seminar Nasional UDD PMI Tahun 2025 di Jakarta. Tak hanya sekadar hadir, PMI Bukittinggi langsung tancap gas dengan sejumlah langkah konkret.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas, menegaskan bahwa Rakernis menjadi titik tolak perbaikan sistem donor darah di daerah. Fokus utama: tingkatkan kualitas SDM, layanan masyarakat, dan penataan administrasi 23 Juli 2025.

“Kami ingin UDD ‘Sjahrial Leman’ tampil lebih profesional, cepat melayani, dan terbuka bagi publik. Ini bukan wacana, tapi program nyata yang sedang kami jalankan,” ujar Chairunnas.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi, UDD “Sjahrial Leman” kini sudah dilengkapi running text digital yang menampilkan stok darah dan pengumuman penting secara real time. Inovasi ini langsung terlihat oleh masyarakat yang melintas atau datang ke kantor UDD.

“Running text ini tampak sederhana, tapi dampaknya besar. Warga bisa tahu kebutuhan darah kapan saja, tanpa harus bertanya ke petugas,” jelasnya.

Tak hanya itu, PMI juga membenahi alur pelayanan donor — mulai dari pintu masuk pendonor, pengambilan darah, proses laboratorium, hingga darah siap pakai. Semua ditata agar bersih, aman, dan efisien.

Sebagai langkah serius, PMI Bukittinggi akan menggelar pelatihan internal, menyempurnakan SOP layanan, serta menggandeng mitra lintas sektor. Targetnya: UDD “Sjahrial Leman” lolos akreditasi nasional pada akhir 2025.

Lebih dari itu, PMI juga membidik pencapaian lebih tinggi: lolos sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada September 2026. Sertifikasi ini menjadi tolok ukur sistem mutu dalam pengolahan darah.

“CPOB itu bukan hanya soal standar teknis. Ini soal perlindungan. Agar darah yang kami salurkan benar-benar aman, steril, dan bebas risiko kontaminasi,” tegasnya.

Rakernis dan Seminar Nasional UDD PMI 2025 sendiri diikuti ratusan perwakilan UDD se-Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan visi menuju kemandirian dan pelayanan darah yang
Berkualitas secara nasional. (**)

Penulis : Eri JM

Editor : Khairunas

Sumber Berita: PMI Bukittinggi

Berita Terkait

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak
Pelantikan Pengurus DPD PJS Sumbar Serta Penyerahan Pataka Di Munas III PJS 
Mahmud Marhaba Kembali Pimpin PJS 2026-2027 Secara Aklamasi di Munas III
Munas III PJS Resmi Dibuka, Mahmud: Satukan Langkah Menuju Konstituen Dewan Pers
La Albiceleste Tumbang, Catat Sejarah Permainan Terburuk Selama Laga Worldcup 2026
Kemendikdasmen Luncurkan PM-KKA: Solusi Digital Pemerataan Kompetensi Koding dan AI Guru
Hattrick Bugavo Saka Hantarkan Inggris Di Posisi Tiga FIFA World Cup 2026
 Jembatan Perintis Garuda diresmikan oleh Dandim 0304/Agam bersama Polri dan Pemda

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pelantikan Pengurus DPD PJS Sumbar Serta Penyerahan Pataka Di Munas III PJS 

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:05 WIB

Mahmud Marhaba Kembali Pimpin PJS 2026-2027 Secara Aklamasi di Munas III

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:34 WIB

Munas III PJS Resmi Dibuka, Mahmud: Satukan Langkah Menuju Konstituen Dewan Pers

Senin, 20 Juli 2026 - 07:25 WIB

La Albiceleste Tumbang, Catat Sejarah Permainan Terburuk Selama Laga Worldcup 2026

Berita Terbaru

Berita

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:52 WIB