Kemendikdasmen Luncurkan PM-KKA: Solusi Digital Pemerataan Kompetensi Koding dan AI Guru

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kemendikdasmen Luncurkan PM-KKA: Solusi Digital Pemerataan Kompetensi Koding dan AI Guru

 

Jamgadang, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas akses pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan AI (PM-KKA) bagi guru di seluruh Indonesia melalui kanal Ruang GTK di Aplikasi Rumah Pendidikan.

 

Program yang diluncurkan Menteri Abdul Mu’ti ini menargetkan lebih dari 300.000 pendidik pada 2026, dengan fokus implementasi mata pelajaran melalui metode luring (TET) dan daring (mandiri/bauran).

 

Peluncuran ini bertujuan mengatasi kendala geografis dalam peningkatan kompetensi guru secara merata. Program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat implementasi pembelajaran secara mendalam yang berkesadaran, sarat makna, dan menggembirakan di ruang kelas.

 

Kesempatan guru Indonesia untuk meningkatkan kompetensi kini semakin terbuka. Jika selama ini pelatihan sering terkendala jarak, waktu, hingga biaya perjalanan, kini guru dari Sabang sampai Merauke dapat belajar langsung dari sekolah maupun rumah.

 

Peluncuran Pelatihan Mandiri PM-KKA dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (9/7). Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi merupakan hal yang penting untuk mendukung hadirnya guru yang profesional.

 

“Guru tidak hanya mengajar untuk mengembangkan kemampuan atau keterampilan motorik murid. Namun, materi yang diajarkan harus memiliki nilai dan arah yang membentuk karakter. Guru hebat bukan yang tahu segalanya, tapi yang mau belajar segalanya. Digitalisasi adalah arusnya, Ruang GTK adalah tempat peningkatan kompetensi guru,” tambah Menteri Mu’ti.

 

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan pelatihan PM-KKA yang telah dimulai sejak 2025 kini mengalami penguatan. Bila pada tahap awal berfokus pada penyiapan dan percontohan, tahun ini fokus utamanya adalah memperkuat implementasi berbasis mata pelajaran. Pelatihan tahun ini juga mengoptimalkan peran Kelompok Kerja, seperti KKG dan MGMP, sebagai pusat inovasi pembelajaran.

 

“Kita ingin memastikan bahwa filosofi Pembelajaran Mendalam yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan benar-benar hadir di ruang-ruang kelas, bukan berhenti sebagai konsep di atas kertas,” ujar Dirjen Nunuk.

 

Pelatihan PM-KKA 2026 dilaksanakan melalui dua jalur utama.

 

Pertama, jalur reguler dilakukan secara luring melalui forum Kelompok Kerja dengan metode Teacher Experimental Training (TET). Melalui pendekatan ini, sekolah dijadikan laboratorium pembelajaran, di mana guru merancang solusi atas tantangan nyata di kelas, mempraktikkannya, lalu melakukan refleksi kolektif bersama rekan sejawat. Pelaksanaan jalur ini memanfaatkan kebijakan Hari Belajar Guru yang diselenggarakan satu kali dalam seminggu.

 

Kedua, yaitu jalur daring melalui kanal Ruang GTK pada Aplikasi Rumah Pendidikan. Jalur ini terbagi menjadi dua bentuk akses. Bentuk pertama yaitu fitur Pelatihan Mandiri yang memungkinkan guru belajar secara mandiri kapan pun dan di mana pun melalui modul, video pembelajaran, dan penguatan materi oleh fasilitator melalui webinar.

 

Bentuk kedua yaitu Diklat Bauran yang diakses melalui Learning Management System (LMS) yang dirancang bagi guru yang membutuhkan pendampingan lebih terstruktur, memadukan pembelajaran mandiri di LMS dengan penguatan materi bersama fasilitator melalui webinar.

 

Dengan kombinasi kedua jalur ini, pelatihan PM-KKA 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 300.000 pendidik dan tenaga kependidikan dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Penulis : Yopi

Editor : Yopi Herdiansyah

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tourism Malaysia Hadiri Pelantikan PWI Bukittinggi, Sinergi Wisata RI-Malaysia Diperkuat
Kualitas Udara Memburuk, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring Mulai Rabu 
M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi
Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa
Musda XI Golkar Bukittinggi Digelar, M. Dhanni Mengajak Generasi Muda Agar Melek Politik
Kanim Agam Perkuat Tata Kelola SDM dan Akuntabilitas Kinerja melalui Penyusunan ABK dan SKP 2026
Latihan Paralayang Se-Sumbar di Gunung Bungsu Berlangsung di Tengah Minimnya Perhatian
Wawako Bukittinggi Apresiasi Lomba Deklamasi SD-SMP, Dorong Literasi dan Nasionalisme Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Tourism Malaysia Hadiri Pelantikan PWI Bukittinggi, Sinergi Wisata RI-Malaysia Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 01:55 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring Mulai Rabu 

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi

Senin, 7 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa

Minggu, 6 September 2026 - 22:56 WIB

Musda XI Golkar Bukittinggi Digelar, M. Dhanni Mengajak Generasi Muda Agar Melek Politik

Berita Terbaru

Berita

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi

Senin, 7 Sep 2026 - 15:55 WIB