Kepala SMK Pembina Bangsa, Zardoni saat melepas siswa-siswi Kelas XII. (*N)
Bukittinggi, Jamgadangnews–SMKS Pembina Bangsa Bukittinggi menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dikemas dalam “Farewell Party Angkatan ke-48”.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pembina Bangsa, jajaran pengurus Pembina Bangsa, perwakilan Cabang Dinas Wilayah I Sumatera Barat, majelis guru, orang tua wali murid, serta ketua pelaksana Roza Marlina, M.Pd. dilaksanakan di Hall Pustaka Bung Hatta, Sabtu 2 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMK Pembina Bangsa Bukittinggi, Ir. Zardoni, menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting untuk memotivasi para siswa dalam menentukan langkah setelah lulus. Ia menegaskan bahwa lulusan SMK diharapkan mampu langsung terjun ke dunia kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Tamatan SMK Pembina Bangsa memang dipersiapkan untuk bekerja setelah lulus, berbeda dengan SMA. Namun, banyak juga yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Semoga sekolah ini semakin maju dan berkualitas,” ujarnya.

Zardoni menjelaskan, tahun ini sejumlah siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi tanpa tes, seperti di Politeknik Negeri Padang, Politeknik Bengkalis Riau, Universitas Negeri Padang, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Riau. Selain itu, banyak lulusan yang mendapat tawaran kerja di sektor pariwisata dan industri, seperti perhotelan dan bidang teknik
Adapun jumlah lulusan tahun ini terdiri dari lima jurusan, yaitu perhotelan sebanyak 16 siswa, kuliner 21 siswa, manajemen perkantoran dan layanan bisnis 20 siswa, teknik komputer jaringan 16 siswa, serta teknik sepeda motor 18 siswa.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan orang tua yang telah menitipkan pendidikan anak-anak mereka kepada pihak sekolah.

Sementara itu, perwakilan Cabang Dinas Wilayah I Sumatera Barat, Dra. Mirawati, M.Si, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan acara yang dinilai berjalan dengan baik dan membanggakan. Ia menyebut kualitas kegiatan tersebut tidak kalah dengan sekolah negeri di Kota Bukittinggi.
“Selamat kepada siswa kelas XII yang telah lulus, serta para tenaga pendidik yang terus mendukung mereka,” katanya.
Mirawati juga menambahkan, istilah “farewell party” lebih tepat dimaknai sebagai pelepasan, bukan perpisahan. Menurutnya, pelepasan memiliki makna yang lebih positif karena mengandung harapan untuk bertemu kembali dengan membawa prestasi di masa depan.
Editor : Khairunas






