Jamgadangnews, Bukittinggi– Kontingen Kota Bukittinggi mencatatkan hasil membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Hingga 9 Oktober 2026, sebanyak 538 atlet yang memperkuat Kota Bukittinggi terus berjuang mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi yang berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.
Berdasarkan rekapitulasi sementara, Kota Bukittinggi telah mengoleksi 104 medali, terdiri atas 39 emas, 31 perak, dan 34 perunggu. Sejumlah cabang olahraga (cabor) turut menyumbangkan prestasi gemilang, di antaranya Sambo, Muaythai, dan Taekwondo.
Cabang olahraga Sambo menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi Bukittinggi. Para atlet berhasil meraih 12 medali emas, enam perak, dan lima perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Bukittinggi meraih Juara Umum I cabang olahraga Sambo, yang untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Porprov Sumbar tahun ini.
Prestasi juga ditorehkan atlet Muaythai dengan perolehan empat medali emas, lima perak, dan dua perunggu. Hasil tersebut menempatkan Bukittinggi sebagai Juara Umum II pada cabang olahraga tersebut.
Sementara itu, cabang olahraga Taekwondo menyumbangkan lima medali emas, dua perak, dan dua perunggu, sekaligus mengantarkan Bukittinggi meraih Juara Umum III.
Capaian tersebut menunjukkan kontribusi nyata para atlet dari berbagai cabang olahraga dalam mendongkrak perolehan medali kontingen Kota Bukittinggi. Sejumlah cabang olahraga lainnya juga berhasil menorehkan prestasi dalam kompetisi yang masih berlangsung hingga 14 Oktober mendatang.
Pemko Apresiasi Perjuangan Atlet
Pemerintah Kota Bukittinggi mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan diri hingga berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026.
Setiap medali yang diraih menjadi hasil dari proses latihan, kedisiplinan, dan kerja sama berbagai pihak. Namun, keberhasilan atlet tidak hanya diukur dari perolehan medali, melainkan juga dari pengalaman bertanding, peningkatan kemampuan, serta mental kompetitif yang terbentuk selama mengikuti kejuaraan.
Sejumlah atlet dari cabang olahraga yang telah menyelesaikan pertandingan juga mulai kembali ke Kota Bukittinggi setelah menuntaskan perjuangan mereka di arena kompetisi.
Kepulangan para atlet menjadi momentum untuk mengevaluasi hasil pertandingan, mengidentifikasi potensi yang masih dapat dikembangkan, serta memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Dengan kompetisi yang masih berlangsung hingga 14 Oktober 2026, kontingen Kota Bukittinggi diharapkan terus menjaga semangat dan memberikan hasil terbaik pada cabang olahraga yang belum menyelesaikan pertandingan.
Dari Kota Perjuangan, semangat juang para atlet terus menyala. Setiap pertandingan menjadi bagian dari perjalanan membangun prestasi olahraga sekaligus membawa kebanggaan bagi masyarakat Kota Bukittinggi.
Catatan : Porprov masih berlangsung.
(Ilham j)
Penulis : Ilham. J
Editor : Yopi Herdiansyah

















