Ketua KPU Bukittinggi Satria Putra : Minat Pemilih Pada Pilwako Jauh Menurun dari 2020 Lalu

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Bukittinggi jumpa pers dengan wartawan pasca pemungutan dan penghitungan suara 

Bukittinggi, JamGadang- Pada 4 Desember 2024 lalu, KPU Bukittinggi telah melaksanakan penetapan hasil pemilihan suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Bukittinggi. Dengan partisipasi pemilih sekitar 63 persen, berada dibawah angka partisipasi pemilih pada Tahun 2020. Tiga hari setelah itu, ada waktu bagi pasangan calon ( paslon) yang akan mengajukan tuntutan kepada Mahkamah Konstitusi ( MK).

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Bukittinggi dalam Press Conference, pertemuannya dengan para wartawan, dalam rangka publikasi media Pasca pemungutan dan penghitungan suara pada pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Sumbar, Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi pada pemilihan pilkada serentak 2024 di salah satu hotel bintang di Jalan. Soekarno-Hatta Bukittinggi. Rabu (11/12/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Satria Putra didampingi Komisioner KPU Rifa Yanas, dan Syafri Miswardi, mengatakan, KPU Bukitttinggi telah memantau di Website MK, tidak ada paslon Walikota dan Wakil Walikota yang mengajukan gugatan sengketa ke MK. Kemudian surat MK turun ke KPU RI, maka KPU akan mengirimkan surat pemberitahuan tersebut kepada sidang KPU Provinsi dan Kabupaten Kota.

 


“Saat kita telah menerima surat tidak ada surat teregistrasi di MK, maka KPU Kota Bukittinggi akan melaksanakan tahapan selanjutnya yakni, tahapan penetapan Paslon terpilih Wali Kota Wakil/ Wakil Walikota Bukittinggi, tahapan penetapan itu akan dijadwalkan 18 Desember 2024,” ujarnya.

Menurutnya, kinerja KPU sudah melakukan hal maksimal seperti, dari awal tahapan dari Mei hingga September 2024 kemaren. Dalam meningkatkan partisipasi pemilih bukan hanya kerja KPU, tapi kerja dari pasangan calon.

“Kita melihat dari 97.517 kertas suara, hanya 61.000 yang menggunakan hak pilihnya. Untuk mengkaji itu, kita butuh kerjasama dengan pihak lembaga peneliti untuk mencari permasalahannya,” tutupnya. (**)

 

Berita Terkait

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak
Pelantikan Pengurus DPD PJS Sumbar Serta Penyerahan Pataka Di Munas III PJS 
Mahmud Marhaba Kembali Pimpin PJS 2026-2027 Secara Aklamasi di Munas III
Munas III PJS Resmi Dibuka, Mahmud: Satukan Langkah Menuju Konstituen Dewan Pers
La Albiceleste Tumbang, Catat Sejarah Permainan Terburuk Selama Laga Worldcup 2026
Kemendikdasmen Luncurkan PM-KKA: Solusi Digital Pemerataan Kompetensi Koding dan AI Guru
Hattrick Bugavo Saka Hantarkan Inggris Di Posisi Tiga FIFA World Cup 2026
 Jembatan Perintis Garuda diresmikan oleh Dandim 0304/Agam bersama Polri dan Pemda

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pelantikan Pengurus DPD PJS Sumbar Serta Penyerahan Pataka Di Munas III PJS 

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:05 WIB

Mahmud Marhaba Kembali Pimpin PJS 2026-2027 Secara Aklamasi di Munas III

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:34 WIB

Munas III PJS Resmi Dibuka, Mahmud: Satukan Langkah Menuju Konstituen Dewan Pers

Senin, 20 Juli 2026 - 07:25 WIB

La Albiceleste Tumbang, Catat Sejarah Permainan Terburuk Selama Laga Worldcup 2026

Berita Terbaru

Berita

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:52 WIB