Karena Terlantarkan Calon Jamaah Umroh, Oknum Biro Jasa Travel Digugat

- Redaksi

Jumat, 17 Maret 2023 - 01:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

BUKITTINGGI, Jamgadangnews -Bagi masyarakat pengguna Jasa Biro Travel Umroh, memilih betul-betul jasa perjalanan yang dapat mewujudkan para jamaah sesuai dan tepat kepergiannya.

Hal itu berhubungan dengan Sidang kasus perdata keluhan dari para calon jamaah ibadah Umroh dengan perkara Gugatan Sederhana (GS)Nomor 03 ,saksi dan bukti surat, GS 08 bukti jawaban, GS 09, pembuktian surat, GS 10, jawaban, dan GS 15 Sidang pertama .

Atas nama Penggugat, wismayeti (53), dengan Tergugat, Rivina Vriharni (42). Hadir sebagai saksi masing-masing dan Barang (BB), kepada Ketua Hakim di Bukti Sidang Pengadilan Negeri Bukittinggi. Jalan Veteran Nomor 219 Kubu Gulai Bancah Bukittinggi, Kamis (16/3/2023).

Kuasa Hukum Penggugat, Irma Suarti, SH menjelaskan, perkaranya tertera “Menelantarkan Jemaah Umroh yang berasal dari Agam Sumatera Barat, yang terlantar di Medan. Yang seharusnya diberangkatkan ke Medinah pada 7 Januari 2023 lalu, selalu ditunda.

“Jemaah ini akhirnya kembali ke Bukittinggi dengan hampa pada tanggal 24 Januari lalu. Sedangkan pengembalian uangnya menawarkan pada i pada 29 Januari, akan tetapi sampai detik ini tidak ada,” ujar Irma.

Menurutnya, perbuatan pihak tergugat atas nama Rivina (42), telah melanggar pasal 98 UU Nomor.8 Tahun 2009 tentang Haji dan Umroh. Tergugat R yang mengatas namakan PT Patra Jaya Humahirah cabang Agam. Sebagai penanggung jawab, harus mengembalikan uang jemaah ditambah denda untuk menggati kerugian, bisa mencapai 1 Milyar.

Pihak Pengugat Wismayeti, menerangkan, kesepakatan pengangkutan 28 orang jemaah ke Medan dari Bukittinggi pada 7 Januari 2023 lewat jalan darat, dengan ongkos umroh yang telah dibayar lunas sebesar Rp.26,5 Juta, dan sesuai yang diumumkan pengabaian diri ke Medinah dihentikan pada 7 Januari , akan tetapi tergugat menundanya 10 Januari, sebab pada 7 Januari itu ada 2 jemaah yang tidak lengkap surat vaksin Covid. Padahal sebutnya, dua orang jemaah itu sudah mengantongi dokumen vaksin lengkap. Setelah itu Menjanjikan lagi pada 10 Januari batal lagi dengan alasan tidak ada tiket.

“Pada 19 Januari diberi papan lagi, tetapi jemaah kembali menelan pil pahit, kemudian ditunda lagi pada 24 Januari, sambung lagi ke 31 Januari 2023 yang membuat kami jemaah gusar dan harap sakit hati.”Maka itu kita buat perjanjian pengembalian uang pada 26 Januari, tapi alhasil hingga detik ini tidak direalisasikan,” ungkap Wismayetti.

Lebih lanjut disampaikan, oknum R , mengalihkannya ke Biro Travel Umroh lain bernama Travel Haki tanpa sepengetahuan jemaah dan PT. Patra Jaya Humaihirah. Kemudian ditunggu beberapa hari pihak Travel Haki mengatakan tidak bisa memberangkatkan, dengan alasan penerbangan ke Madinah penuh.

Pada kesempatan itu, salah seorang saksi Penggugat L (59) yang juga masuk dalam rombongan jemaah yang berjumlah 28 orang itu, menyampaikan, sejak kedatangan ke Medan, pihak Travel menginapkan mereka di Hotel, tapi dari 11 Januari hingga kepulangan 24 Januari 2023, pihak Penggugat / jemaah menginap di Kantor “Haki Travel” dengan sarana seadanya. Sebagian mencari hotel terdekat dengan biaya pribadi.

“Ongkos umroh sebanyak 28 jemaah, sudah kami storkan ke PT.Humairah, ternyata atas rekening pribadi si Tergugat Rivina, kami menginginkan permasalahan ini cepat selesai dan uang kami bisa kembali lagi,”imbuhnya.

Sidang lanjutan Keterangan saksi dan bukti Penggugat akan dilanjutkan pada 27 Maret 2023, dan jawaban pihak Tergugat digelar pada 28 Maret mendatang.

(Alx)

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanim Agam Perkuat Tata Kelola SDM dan Akuntabilitas Kinerja melalui Penyusunan ABK dan SKP 2026
Latihan Paralayang Se-Sumbar di Gunung Bungsu Berlangsung di Tengah Minimnya Perhatian
Wawako Bukittinggi Apresiasi Lomba Deklamasi SD-SMP, Dorong Literasi dan Nasionalisme Generasi Muda
Dukung Konsep ICP, Taman Depan DPRD Direvitalisasi, Tanaman Hias Akan Ditanam Tambah Estetika Kota
Tiang Listrik Miring Meresahkan Warga di Malalak Selatan, PLN Diminta Gerak Cepat
Kebakaran Asrama Polri di Pulai Bukittinggi Hanguskan Mobil dan Dua Motor.
Semarak HUT Kemerdekaan RI 81, Pemuda dan Masyarakat Aur kuning kelurahan tarok dipo kecamatan ABTB
PMI Bukittinggi Dedikasi Tanpa Batas Untuk Kemanusiaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:24 WIB

Kanim Agam Perkuat Tata Kelola SDM dan Akuntabilitas Kinerja melalui Penyusunan ABK dan SKP 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

Latihan Paralayang Se-Sumbar di Gunung Bungsu Berlangsung di Tengah Minimnya Perhatian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Wawako Bukittinggi Apresiasi Lomba Deklamasi SD-SMP, Dorong Literasi dan Nasionalisme Generasi Muda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dukung Konsep ICP, Taman Depan DPRD Direvitalisasi, Tanaman Hias Akan Ditanam Tambah Estetika Kota

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Tiang Listrik Miring Meresahkan Warga di Malalak Selatan, PLN Diminta Gerak Cepat

Berita Terbaru

Pendidikan

PERADI Bukittinggi dan FH UM Sumbar Tutup PKPA

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:08 WIB