Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Usul Pemulihan Identitas Budaya, Pasar Atas Kembali Dihiasi Motif Gonjong dan Patung Harimau

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Zulhamdi Nova Candra ( foto* nelwa n)

Jamgadang news, Bukittinggi – Pesatnya pembangunan yang digalakkan Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi terus bergerak maju dalam upaya meningkatkan pelayanan masyarakat di berbagai sektor. Salah satu ikon pembangunan yang kini berdiri megah di pusat kota adalah Pasar Atas.

Terletak strategis berhadapan langsung dengan menara ikonik Jam Gadang, pasar ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi, tetapi juga menjadi destinasi kunjungan wisata, menarik pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

Namun, di balik kemegahan bangunan hasil pembangunan kembali tersebut, terdapat catatan penting terkait pelestarian identitas budaya lokal. Pasar Atas sempat dilalap si jago merah pada tahun 2017, yang menghanguskan bangunan megah tersebut.

Pemerintah pusat kemudian menggelontorkan dana penyelamatan dan pembangunan kembali senilai ratusan miliar rupiah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meski bangunan kini telah tegak berdiri dengan desain modern, terkesan ada yang berkurang dari segi simbol dan nilai kultural khas Minangkabau yang dahulu melekat pada bangunan tersebut.

Menyikapi hal ini, Zulhamdi Nova Candra, I.B., A.Md, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi dari Fraksi Partai Nasdem, menyampaikan usulan strategis terkait pemulihan elemen budaya pada bangunan Pasar Atas, saat menerima awak media di ruang kerjanya, Jumat, (28/8/2026).

Dalam wawancara disampaikan juga persoalan minimnya penerangan pada Monumen Proklamator RI Bung Hatta yang nyaris tak terlihat oleh wisatawan pada malam hari.

Zulhamdi Nova Candra, yang juga menyandang gelar kehormatan adat “Datuk Nagari Labiah” Pangka Tuo Nagari Guguak Panjang dari Pasukan Jambak Kurai Lima Jorong menegaskan urgensi pengembalian simbol-simbol budaya pada bangunan publik milik warga Bukittinggi.

“Saya mengusulkan kepada Pemko Bukittinggi dan dinas terkait, hendaknya bangunan Pasar Atas ini dilengkapi kembali pada bagian atasnya dengan atap bergonjong khas Rumah Gadang, serta dipasang kembali patung harimau di gerbang depan,” tutur Zulhamdi dengan tegas.

Ia menambahkan, dahulunya bangunan Pasar Atas ini mengenakan atap gonjong yang menjadi ciri khas arsitektur Minangkabau, dan di gerbang depannya dihiasi dengan dua patung harimau yang merupakan simbol kebudayaan yang sangat lekat di masyarakat. Itu adalah warisan visual yang seharusnya tetap dijaga.

Usulan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Bukittinggi sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya menjaga dan melestarikan alam serta nilai-nilai kultural Minangkabau, khususnya di Bukittinggi yang kini dikenal luas dengan julukan Kota Wisata sekaligus Kota Perjuangan. Langkah ini diharapkan dapat meneguhkan kembali identitas kota yang kaya akan sejarah dan budaya, sehingga tidak tergerus oleh arus modernisasi pembangunan.

Dengan adanya usulan ini, diharapkan Pemko Bukittinggi menindaklanjuti melalui kajian teknis dan arsitektural, agar pembangunan Pasar Atas ke depannya tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga kaya akan makna dan identitas budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau pada umumnya dan warga Bukittinggi pada khususnya.

Penulis : Ilham. J

Editor : Yopi Herdiansyah

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Konsep ICP, Taman Depan DPRD Direvitalisasi, Tanaman Hias Akan Ditanam Tambah Estetika Kota
PMI Bukittinggi Dedikasi Tanpa Batas Untuk Kemanusiaan
Aksi Donor Darah Sinergi PMI dan Lapas Bukittinggi Sambut HUT RI
Tim Raga Polres Kampar Perketat Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Premanisme
Temui Dewan Pers, PJS Mantapkan Langkah Menjadi Organisasi Konstituen
Lapas Kelas IIA Bukittinggi Penuhi Hak WBP Melalui Pembagian Seragam Pembinaan dan Pakaian Harian
Tujuh tersangka korupsi MBG terkuak
Organda, Koperasi Angkutan Kota, dan Persatuan Bendi Bukittinggi Tegas Tolak Kehadiran Bajaj.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Usul Pemulihan Identitas Budaya, Pasar Atas Kembali Dihiasi Motif Gonjong dan Patung Harimau

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dukung Konsep ICP, Taman Depan DPRD Direvitalisasi, Tanaman Hias Akan Ditanam Tambah Estetika Kota

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:16 WIB

PMI Bukittinggi Dedikasi Tanpa Batas Untuk Kemanusiaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Aksi Donor Darah Sinergi PMI dan Lapas Bukittinggi Sambut HUT RI

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:24 WIB

Tim Raga Polres Kampar Perketat Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Premanisme

Berita Terbaru

Artikel

Maulid Nabi Di Hati dan Di perbuatan

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:35 WIB