Jamgadang news, Bukittinggi – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi berkomitmen penuh untuk selalu hadir di garis terdepan dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Di bawah kepemimpinan H. Khairunnas selaku Ketua PMI Kota Bukittinggi, organisasi ini memastikan para relawannya siap siaga menghadapi situasi darurat tanpa mengenal waktu dan cuaca.
Khairunnas menyampaikan bahwa tugas kemanusiaan merupakan panggilan nurani dan bentuk pengabdian nyata kepada sesama.
Relawan PMI Kota Bukittinggi terus bergerak aktif, baik saat terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, maupun dalam merespons kondisi darurat lainnya di tengah masyarakat.
“Bagi kami, tugas kemanusiaan bukan soal cuaca dan waktu, tetapi soal nurani, kepedulian, dan pengabdian kepada sesama,” ujar Khairunnas dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
Selain penanganan bencana, PMI Kota Bukittinggi juga memprioritaskan pelayanan pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pelayanan donor darah dibuka setiap hari kerja di Markas PMI Kota Bukittinggi, serta dioptimalkan melalui kegiatan donor darah keliling untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Manajemen PMI menegaskan bahwa satu kantong darah yang didonorkan memiliki dampak besar bagi keselamatan nyawa pasien kritis.
Di antaranya untuk membantu proses persalinan ibu melahirkan, anak penderita thalasemia, hingga korban kecelakaan lalu lintas. Seluruh proses donor darah didukung oleh tim medis profesional guna menjamin kenyamanan dan keamanan para pendonor.
“PMI tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Bukittinggi dan sekitarnya untuk menjadi pahlawan kemanusiaan dengan rutin mendonorkan darah,” tutupnya.
Penulis : Eri JM
Editor : Yopi Herdiansyah
Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow