H-1, Pusat Kuliner Terbesar di Sumatra Barat Siap Diresmikan di Bukittinggi 

- Redaksi

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

BUKITTINGGI – H-1 menjelang peresmian pusat kuliner terbesar di Sumatra Barat, “Stasiun Lambuang” Kota Bukittinggi telah menjadi sorotan. Lokasi di sekitaran jalan Sudirman Kota kelahiran Bung Hatta telah dihiasi dengan karangan bunga dari berbagai unsur di Kota itu, Selasa (5/3/2024).

Stasiun Lambuang, yang merupakan tempat makan/minum atau Food Court modern, didedikasikan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi bagi para pelaku UMKM yang biasanya menempati badan jalan di kawasan sekitaran.

Sebanyak 116 gerai yang tersedia di Stasiun Lambuang dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, bersama Anggota DPR RI, Andre Rosiade, Ade Rezki Pratama, dan Walikota Bukittinggi, Erman Safar pada Rabu (6/3).

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Bukittinggi, Wahyu Bestari, menyatakan bahwa tempat ini telah melalui proses selama satu tahun lebih, yang akhirnya rampung dengan proses loting atau seleksi untuk pedagang.

Menurutnya, proses tersebut telah selesai termasuk loting pedagang yang akan beraktivitas di dalamnya, yang dilakukan secara bertahap.

Dengan luas dua hektar lebih, lokasi ini diharapkan menjadi pusat kuliner terbaik dan terbesar di Sumatra Barat.

“Terdapat 116 pilihan gerai dengan banyak menu makanan di satu titik pusat keramaian. Ini akan menjadi destinasi kunjungan baru di Bukittinggi,” kata Wahyu Bestari.

“Stasiun Street Food menjadi salah satu upaya dari Pemkot Bukittinggi untuk mengembalikan perekonomian warga dan diharapkan menjadi generator ekonomi kota yang baru bagi Bukittinggi,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Pemkot Bukittinggi terus melakukan proses penyempurnaan Stasiun Lambuang yang dahulunya merupakan bekas Stasiun Kereta Api.

Sebelum dijadikan pusat kuliner modern, di sekitar stasiun merupakan area berjualan pedagang makanan yang selalu ramai dikunjungi warga dan wisatawan dengan tenda-tenda terpasang di badan jalan pada malam hari. (Alex)

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ampera Dzaman Bukittinggi Layani Pesanan Dendeng Batokok Lado Hijau per Kilo
55 Tahun BP Batam: Investasi Tumbuh, Sudahkah Warga Merasakannya?
Penjual pertalite eceran seputaran Bukittinggi naikan harga jual
Harga Bawang di Pasar Rp20–30 Ribu, Petani Alahan Panjang Mengaku Hanya Dibayar Rp4 Ribu per Kilogram
Harga Cabai Merah di Pasar Aur Kuning Bukittinggi Masih Rp70 Ribu per Kg
RM Guguak Bulek Hadir di Bukittinggi, Sajikan Menu Minang dengan Cita Rasa Khas
 Jembatan Perintis Garuda diresmikan oleh Dandim 0304/Agam bersama Polri dan Pemda
Pengabdian Kepada Masyarakat Internasional Program EQUITY 2026 Dorong UMKM Kerupuk Ubi Kayu Kamang Naik Kelas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:53 WIB

55 Tahun BP Batam: Investasi Tumbuh, Sudahkah Warga Merasakannya?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Penjual pertalite eceran seputaran Bukittinggi naikan harga jual

Rabu, 23 September 2026 - 22:38 WIB

Harga Bawang di Pasar Rp20–30 Ribu, Petani Alahan Panjang Mengaku Hanya Dibayar Rp4 Ribu per Kilogram

Rabu, 23 September 2026 - 11:46 WIB

Harga Cabai Merah di Pasar Aur Kuning Bukittinggi Masih Rp70 Ribu per Kg

Kamis, 3 September 2026 - 14:18 WIB

RM Guguak Bulek Hadir di Bukittinggi, Sajikan Menu Minang dengan Cita Rasa Khas

Berita Terbaru