Jamgadangnews, Bukittinggi – Sebanyak 200 biker dari berbagai komunitas mengikuti Touring Bersama Lintas Komunitas dengan rute dari Taman Makam Pahlawan Kota Bukittinggi menuju Istana Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (11/10/2026).

Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan antar pengendara, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas serta potensi promosi destinasi wisata di Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Bukittinggi yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bukittinggi, Drs. Elqadri, M.Si. Acara diawali dengan doa bersama, termasuk doa untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Sebelum keberangkatan, perwakilan Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi, Fanny, memberikan arahan kepada seluruh peserta mengenai tata tertib konvoi dan keselamatan selama perjalanan.
Ia mengingatkan peserta agar tetap menjaga ketertiban, menggunakan dua barisan sepeda motor sesuai arahan, mematuhi lampu lalu lintas, serta tidak melebihi batas kecepatan 60 kilometer per jam.
Keselamatan, menurut arahan tersebut, harus menjadi prioritas utama selama touring berlangsung, sehingga kegiatan komunitas tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Ketua Panitia, Herman Yan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh biker yang telah berpartisipasi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih erat di antara komunitas sepeda motor.
Sementara itu, Ketua Solid Biker’s Bukittinggi, Zul Ifkar Rahim, menjelaskan bahwa komunitas tersebut berdiri pada 16 Juni 2026 sebagai wadah pemersatu para biker.
Ke depan, Solid Biker’s Bukittinggi berharap dapat mengembangkan berbagai kegiatan positif, termasuk aksi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Bukittinggi maupun daerah lainnya.
Dukungan terhadap kegiatan touring juga disampaikan Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Elqadri. Ia menyebutkan bahwa Wali Kota Bukittinggi mendukung kegiatan tersebut karena berpotensi membantu memperkenalkan destinasi wisata, baik di Bukittinggi maupun di sepanjang jalur perjalanan menuju daerah tujuan.
Salah seorang peserta, Damsirman dari Malala Community Indonesia (MCI), yang berposko di Lambah Permai, Ampek Angkek, Kabupaten Agam, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa MCI telah berdiri selama tujuh tahun dan memiliki sekitar 50 anggota. Dalam touring kali ini, sebanyak 39 anggota MCI ikut berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, touring lintas komunitas diharapkan tidak hanya menjadi agenda berkendara bersama, tetapi juga memperkuat persaudaraan, menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas, serta mendukung pengenalan potensi wisata daerah.
Adjurama
Penulis : Adjurama
Editor : Yopi Herdiansyah

















