Bukittinggi, Jamgadangnews–Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar konferensi pers terkait peringatan 100 tahun Jam Gadang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (26/5). Kegiatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Ramlan Nurmatias.
Hadir dalam konferensi pers itu konseptor event 100 tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, Ketua DPRD Bukittinggi, Kapolresta Bukittinggi, Dandim 0304 Agam, kepala Diskominfo, serta sejumlah kepala SKPD.
Ramlan mengatakan peringatan satu abad Jam Gadang menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang ikon Kota Bukittinggi sekaligus mempertegas peran kota itu dalam perjalanan bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jam Gadang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Momentum satu abad ini menjadi ruang refleksi transformasi sejarah Indonesia-Belanda dari kolonialisme menuju persahabatan,” kata Ramlan.
Ia juga mengingatkan bahwa Bukittinggi pernah menjadi ibu kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda pada Agresi Militer Belanda II tahun 1948.
Rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang akan berlangsung pada 14-21 Juni 2026. Sejumlah agenda disiapkan, rangkaian lomba photograpi sedang berlangsung, kemudian mulai dari seminar nasional dan internasional, pameran kaligrafi, Bukittinggi East Film Festival, cultural night, fun run, lomba cipta puisi, pameran foto, hingga festival kuliner tradisional.
Menurut Ramlan, acara tersebut akan dihadiri delegasi dari 38 negara, termasuk Palestina, dengan total sekitar 300 tamu luar negeri.
Pemko Bukittinggi juga menyiapkan sejumlah fasilitas untuk menyambut tamu dan wisatawan. Delegasi luar negeri dijadwalkan disambut di Bandara Internasional Minangkabau oleh Pemprov Sumbar.
Untuk mendukung kelancaran acara, pemerintah akan mensterilkan kawasan Jalan Sudirman dari parkir kendaraan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Nanti di pelataran Jam Gadang akan ada tarian kolosal dan di akhir acara kami siapkan sarapan gratis kuliner khas Bukittinggi untuk pengunjung,” tutupnya.
Penulis : Eri JM
Editor : Yopi Herdiansyah






