Aksi nekad Siswa MAN 3 Padang Deteksi dini lemahnya pengawasan pihak sekolah dan orang tua

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Aksi nekad Siswa MAN 3 Padang Deteksi dini lemahnya pengawasan pihak sekolah dan orang tua

 

Jamgadang, Padang – Pasca-insiden ledakan yang melibatkan seorang siswa berinisial R (17) di MAN 3 Padang pada Selasa (14/7/2026), sorotan tajam kini tertuju pada lemahnya sistem deteksi dini terhadap aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

 

Berbagai pihak kini mendesak adanya sinergi pengawasan yang jauh lebih ketat antara komisi perlindungan anak, pihak sekolah, dan orang tua murid.

 

Bukti tindakan nekat yang dilakukan pelaku merupakan puncak gunung es dari trauma psikologis yang terabaikan, Pengawasan yang hanya mengandalkan jam sekolah terbukti tidak cukup untuk mendeteksi tekanan mental yang dialami oleh korban perundungan.

 

Kasus ini menjadi peringatan keras. Pengawasan tidak boleh parsial. Guru di sekolah, orang tua di rumah, dan lembaga perlindungan anak harus membentuk sistem peringatan dini (early warning system).

 

Jika ada perubahan perilaku pada anak, sekecil apa pun, harus segera diintervensi sebelum berubah menjadi tindakan berbahaya.

 

Di sisi pihak sekolah, kepala sekolah dan dewan guru kini haruslebih ketat melakukan evaluasi total terhadap efektivitas peran Guru Bimbingan Konseling (BK).

 

Pengawasan lingkungan visual dan interaksi antar siswa saat jam pulang dan istirahat akan diperketat, Guru diminta tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial anak didik di kelas agar aksi perundungan bisa dihentikan sejak awal.

 

Di sisi lain, orang tua juga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital anak di rumah, mengingat pelaku mengaku mempelajari cara merakit bahan peledak secara mandiri melalui internet.

 

Melalui evaluasi bersama ini, diharapkan bersama seluruh elemen pendidikan di Kota Padang dapat membangun ruang aman yang bebas dari perundungan.

 

Perketat pengawasan tiga arah, guru, orang tua, dan komisi anak menjadi kunci utama agar tragedi serupa tidak pernah terulang kembali di masa depan.

 

Penulis : Yopi

Editor : Yopi Herdiansyah

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi
Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa
Musda XI Golkar Bukittinggi Digelar, M. Dhanni Mengajak Generasi Muda Agar Melek Politik
Kanim Agam Perkuat Tata Kelola SDM dan Akuntabilitas Kinerja melalui Penyusunan ABK dan SKP 2026
Latihan Paralayang Se-Sumbar di Gunung Bungsu Berlangsung di Tengah Minimnya Perhatian
Wawako Bukittinggi Apresiasi Lomba Deklamasi SD-SMP, Dorong Literasi dan Nasionalisme Generasi Muda
PERADI Bukittinggi dan FH UM Sumbar Tutup PKPA
Dukung Konsep ICP, Taman Depan DPRD Direvitalisasi, Tanaman Hias Akan Ditanam Tambah Estetika Kota

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi

Senin, 7 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa

Minggu, 6 September 2026 - 22:56 WIB

Musda XI Golkar Bukittinggi Digelar, M. Dhanni Mengajak Generasi Muda Agar Melek Politik

Rabu, 2 September 2026 - 20:24 WIB

Kanim Agam Perkuat Tata Kelola SDM dan Akuntabilitas Kinerja melalui Penyusunan ABK dan SKP 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Wawako Bukittinggi Apresiasi Lomba Deklamasi SD-SMP, Dorong Literasi dan Nasionalisme Generasi Muda

Berita Terbaru

Berita

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi

Senin, 7 Sep 2026 - 15:55 WIB