Dendam Akibat Bullying, Siswa MAN 3 Padang Rakit Bom dan Ledakkan di Lingkungan Sekolah

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

šŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dendam Akibat Bullying, Siswa MAN 3 Padang Rakit Bom dan Ledakkan di Lingkungan Sekolah

 

Jamgadang, Padang – Kepolisian mengungkap pelaku ledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang merupakan seorang siswa berinisial R (17).

 

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/7/2026) di lingkungan MAN 3 Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi tersebut diduga dipicu rasa dendam setelah pelaku mengaku menjadi korban perundungan (bullying) selama beberapa tahun.

Ledakan berasal dari bom rakitan yang diduga sengaja dibawa pelaku ke sekolah, beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

 

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pelaku menyimpan rasa kesal akibat sering menjadi korban bullying.

 

Bom rakitan tersebut diduga disiapkan untuk mencelakai teman yang dianggap sebagai pelaku perundungan terhadap dirinya, Namun, rencana tersebut tidak berhasil dan tidak menimbulkan korban.

 

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari pelaku untuk kepentingan penyelidikan.

 

Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumatera Barat masih mendalami jenis bahan peledak, proses perakitan, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

 

 

Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku mempelajari cara merakit bahan peledak melalui internet.

 

Aparat masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku, saksi-saksi, dan barang bukti guna mengungkap secara utuh motif serta rangkaian peristiwa tersebut.

 

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan pihak sekolah, selain penegakan hukum, penanganan juga diarahkan pada pendampingan psikologis serta evaluasi sistem pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Penulis : Yopi

Editor : Yopi Herdiansyah

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembabatan Pinus di Sarik Laweh Meresahkan Warga, LSMĀ  minta aparat terkait Lakukan Tindak Tegas jika Terjadi Pelanggaran
Tourism Malaysia Hadiri Pelantikan PWI Bukittinggi, Sinergi Wisata RI-Malaysia Diperkuat
Kualitas Udara Memburuk, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring Mulai RabuĀ 
M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi
Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa
Musda XI Golkar Bukittinggi Digelar, M. Dhanni Mengajak Generasi Muda Agar Melek Politik
Kanim Agam Perkuat Tata Kelola SDM dan Akuntabilitas Kinerja melalui Penyusunan ABK dan SKP 2026
Latihan Paralayang Se-Sumbar di Gunung Bungsu Berlangsung di Tengah Minimnya Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:11 WIB

Pembabatan Pinus di Sarik Laweh Meresahkan Warga, LSMĀ  minta aparat terkait Lakukan Tindak Tegas jika Terjadi Pelanggaran

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Tourism Malaysia Hadiri Pelantikan PWI Bukittinggi, Sinergi Wisata RI-Malaysia Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 01:55 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring Mulai RabuĀ 

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi

Senin, 7 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa

Berita Terbaru

Berita

M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi

Senin, 7 Sep 2026 - 15:55 WIB