Jamgadangnews, NTT – Dinas Kesehatan Kabupaten Ende mengapresiasi kontribusi 22 relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 2 yang menuntaskan 14 hari penugasan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selama penugasan pada 7–20 September 2026, para relawan mengerahkan kompetensi di bidang psikologi, keperawatan jiwa, analis kesehatan, dan elektromedik untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan, dengan pendampingan dua Person in Charge (PIC).
Di lapangan, relawan memberikan pemeriksaan kesehatan, trauma healing, serta pendampingan psikologis kepada masyarakat, termasuk anak-anak
Kontribusi mereka juga menyentuh kesiapan sarana pelayanan. Tim elektromedik memeriksa, memelihara, dan memperbaiki kurang lebih 40 alat kesehatan per hari nya ke setiap puskesmas, mulai dari EKG, dental unit, tensimeter, oxygen concentrator, nebulizer, suction pump hingga baby incubator.
Dampak dukungan itu dirasakan di Puskesmas Mokusaki. Sejumlah peralatan yang sebelumnya tidak berfungsi kembali siap digunakan setelah relawan melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
“Relawan melihat langsung kebutuhan di fasilitas kesehatan, termasuk menangani peralatan yang sebelumnya tidak berfungsi hingga kembali siap digunakan. Kondisi ini membantu kami menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Kepala Puskesmas Mokusaki.
Dari sisi jangkauan, para relawan menjalankan penugasan di sembilan fasilitas pelayanan kesehatan, yakni Puskesmas Maukaro, Puskesmas Welamosa, Puskesmas Detusoko, RS Tanami, Puskesmas Moni, Puskesmas Ndona, Puskesmas Wolowaru, Puskesmas Onekore, dan Puskesmas Saga.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Fransisca Nusanumba Ero, S.Si.T., M.P.H., mengatakan kompetensi para relawan sesuai dengan kebutuhan pelayanan di lapangan.
“Dedikasi para relawan patut diapresiasi karena mereka tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mengambil bagian dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di Ende. Keahlian dan tenaga yang mereka berikan telah membantu masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan di fasilitas kesehatan,” ujar Fransisca.
Dinkes Ende berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi para relawan untuk melanjutkan pengabdian sekaligus memperluas kolaborasi dalam pelayanan kesehatan di tempat masing-masing.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melepas 22 relawan TCK Batch 2 pada Sabtu 19/09/2026, sehari sebelum masa penugasan resmi berakhir. Setelah itu, para relawan kembali ke lingkungan pengabdian masing-masing dengan membawa pengalaman selama berada di Ende.
Adapun 22 relawan tersebut yakni Hamulia Syawalita Putri, M.Psi.; Suji Pratiwi, M.Psi., Psikolog; Didik Kusnadi, S.Psi., Psikolog; Luli Luthfiati, A.Md.Kep.; Lilis Kumalasari, Ners; Dian Agung; Andri Irsandynih Asnur; Andri Triyonoendhuth; Endah Sarwendah, S.Kep.Nurs., M.Kep.; Sunarti; Bambang Galih Suprapto; Nuni Nurafni, Ners; Wahyudin, Ners; Ardy Wiratama; Evan Chairul Putra; Nisa Paramadina; Masdalifah; Juriah, SKM., S.Tr.Kes.; Adventus Emanuel Bue, And.Tem; Pratomo Digdo Wicaksono; Hamdi Rahmad Syah Putra, S.Tr.TEM; dan Isharyanto, SST., MM.
Penulis : Adjurama
Editor : Yopi Herdiansyah

















