Di Tengah Kepungan Asap Bukittinggi, Polantas Bagikan Masker untuk Wartawan dan Pengendara

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 21:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Di Tengah Kepungan Asap Bukittinggi, Polantas Bagikan Masker untuk Wartawan dan Pengendara. (Eri)

 

Jamgadang news, Bukittinggi – Kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Senin (14/9/2026), tak menyurutkan aktivitas warga. Di tengah jarak pandang yang terbatas dan kualitas udara yang memburuk, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi hadir dengan aksi kemanusiaan di jalanan.

 

Aksi peduli itu diwujudkan dengan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan yang tetap beraktivitas di tengah kepungan asap. Sasaran utama pembagian adalah mereka yang paling rentan terpapar langsung polusi udara di ruang terbuka.

 

Atas inisiasi Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP IRSYAD FATUR RACHMAN, S.I.K., pembagian masker ini secara khusus juga menyasar wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan di lapangan. Bentuk perhatian ini diberikan karena jurnalis tetap dituntut bekerja di luar ruangan meski udara tidak bersahabat.

 

Tak hanya untuk jurnalis, masker juga dibagikan kepada masyarakat luas, terutama pengguna jalan raya. Para pengendara yang melintas menjadi target utama, sebagai langkah preventif untuk menekan risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap yang diduga dipicu oleh kebakaran lahan di beberapa wilayah.

 

Kanit Regident Satlantas Polresta Bukittinggi, Ipda Wawan Mulyawan, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, mengungkapkan alasan di balik aksi tersebut. Ia menilai, wartawan adalah kelompok yang paling rentan karena intensitas kegiatannya lebih banyak dihabiskan di lapangan.

 

Menurutnya, mobilitas jurnalis sangat tinggi. Hampir setiap hari mereka berpindah dari satu titik ke titik lain demi mendapatkan informasi dan memastikan informasi kepada masyarakat tetap tersampaikan. Kondisi ini membuat mereka membutuhkan perlindungan ekstra saat kualitas udara menurun drastis.

 

Ia pun mengingatkan agar jurnalis bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam hal kepatuhan terhadap imbauan kesehatan.

 

“Wartawan yang bertugas di lapangan juga harus menjadi bagian dari masyarakat yang mematuhi anjuran menggunakan masker,” kata Ipda Wawan di sela kegiatan.

 

Ipda Wawan menambahkan, kegiatan bagi masker ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas. Polresta Bukittinggi sengaja mengangkat isu kabut asap sebagai bentuk kepedulian, karena dampaknya dirasakan langsung oleh pengendara dan masyarakat.

 

Sebagai bentuk komitmen, ia memastikan pembagian masker tidak hanya dilakukan sekali saja. Kegiatan sosial ini akan terus berlanjut selama kondisi asap masih berpotensi membahayakan kesehatan warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.

 

“Dampak kabut asap terhadap kesehatan tentunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, pembagian masker ini akan terus dilakukan,” ujarnya.

 

Ke depan, sasaran pembagian akan diperluas kepada kelompok rentan lainnya. Ipda Wawan menyebut, pengendara sepeda motor, pelajar, anak-anak, hingga pengemudi ojek online maupun pangkalan menjadi prioritas berikutnya. Bahkan, rekan-rekan wartawan nantinya juga akan diajak berkolaborasi dalam membagikan masker.

 

“Terutama masyarakat yang rentan, seperti anak-anak, pengendara roda dua, ojek dan lainnya. Rekan-rekan wartawan nantinya juga akan berkolaborasi dalam membagikan masker,” jelasnya.

 

Apresiasi pun datang dari insan pers. Ketua DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kota Bukittinggi, Dodi Afriandi, bersama anggota PJS Kota Bukittinggi dan Sekretaris DPD PJS Provinsi Sumatera Barat, turut serta dalam kegiatan tersebut dan menyambut baik inisiatif kepolisian.

 

Dodi Afriandi menilai, perhatian dari Polresta Bukittinggi sangat berarti bagi wartawan. Sebab, mayoritas jurnalis di Bukittinggi menggunakan sepeda motor saat bertugas, sehingga sangat terdampak oleh kabut asap.

“Terima kasih atas perhatian jajaran Polresta Bukittinggi. Rata-rata jurnalis di Bukittinggi beraktivitas menggunakan roda dua. Informasi kepada masyarakat harus tetap disampaikan meskipun kondisi kabut asap sudah terbilang membahayakan, dan berpotensi mengganggu kesehatan,” ucap ketua DPC PJS Bukittinggi tersebut.

Penulis : Eri JM

Editor : Yopi Herdiansyah

Follow WhatsApp Channel jamgadangnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gajah Zidan di TMSBK Bukittinggi Agresif, Pemko Klaim Sudah 6 Kali Surati BKSDA
Lapas Bukittinggi Pastikan APAR Siap Pakai. Guna mencegah resiko kebakaran.
Pembabatan Pinus di Sarik Laweh Meresahkan Warga, LSM  minta aparat terkait Lakukan Tindak Tegas jika Terjadi Pelanggaran
Tourism Malaysia Hadiri Pelantikan PWI Bukittinggi, Sinergi Wisata RI-Malaysia Diperkuat
Kualitas Udara Memburuk, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring Mulai Rabu 
M. Dhanni Hariyona Terpilih Pimpin Golkar Bukittinggi
Ketua PMI Bukittinggi Ajak Warga Donor Darah, 10 Menit Bisa Selamatkan Nyawa
Musda XI Golkar Bukittinggi Digelar, M. Dhanni Mengajak Generasi Muda Agar Melek Politik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:11 WIB

Di Tengah Kepungan Asap Bukittinggi, Polantas Bagikan Masker untuk Wartawan dan Pengendara

Senin, 14 September 2026 - 16:47 WIB

Gajah Zidan di TMSBK Bukittinggi Agresif, Pemko Klaim Sudah 6 Kali Surati BKSDA

Minggu, 13 September 2026 - 21:13 WIB

Lapas Bukittinggi Pastikan APAR Siap Pakai. Guna mencegah resiko kebakaran.

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Tourism Malaysia Hadiri Pelantikan PWI Bukittinggi, Sinergi Wisata RI-Malaysia Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 01:55 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Pemko Padang Alihkan Pembelajaran Sekolah ke Daring Mulai Rabu 

Berita Terbaru