Suasana di pasar bawah, PKL penuhi badan jalan serta kerumunan pembeli. (*E)
Jamgadangnews, Bukittinggi– Kemacetan parah terjadi di kawasan Pasar Bawah, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Rabu (30/9) pagi. Sebuah angkutan kota (angkot) bahkan sempat terjebak dan tak dapat melintas akibat badan jalan dipenuhi lapak pedagang kaki lima (PKL).
Kemacetan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, ketika aktivitas perdagangan di kawasan tersebut sedang ramai.
Pantauan di lokasi, kepadatan lalu lintas terjadi di dua titik, yakni jalur utama Pasar Bawah dan kawasan depan Pasar Banto Trade Center. Lapak PKL terlihat memanfaatkan badan jalan hingga trotoar sehingga ruang kendaraan menjadi semakin sempit.
Kondisi lalu lintas semakin tersendat karena sejumlah sepeda motor melaju melawan arah dari kawasan Masjid Jamik menuju Pasar Bawah. Arus kendaraan dari kedua arah pun tertahan.
Sopir angkot jurusan Aur Kuning–Pasar Bawah, Yul (45), mengaku kondisi tersebut mengganggu aktivitas angkutan umum.
“Jalur ini hak angkot. Tapi sekarang penuh lapak. Ditambah motor lawan arah, jadi macet total,” kata Yul di lokasi.
Salah seorang pedagang sayuran berusia 67 tahun yang enggan disebutkan namanya mengatakan dirinya terpaksa berjualan di badan jalan karena lapak di dalam pasar sudah penuh.
“Di dalam sudah penuh, tidak ada tempat lagi,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Kota Bukittinggi belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi dan penataan PKL di kawasan Pasar Bawah.
Penulis : Eri JM
Editor : Khairunas

















