Agam – SMAN 1 Sungai Puar, Kabupaten Agam, menggelar Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung sejak 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Sebanyak 259 siswa mengikuti kegiatan yang dipusatkan di musala sekolah tersebut.
Kepala SMAN 1 Sungai Puar, Dra. Nani Amelia, M.Pd mengatakan seluruh siswa mengikuti rangkaian pesantren secara penuh di sekolah selama bulan suci Ramadan.
“Kegiatan digabungkan dengan salat Tarawih di masjid dekat rumah siswa dan salat Subuh. Materi yang diberikan di sekolah sesuai panduan dari Dinas Pendidikan, dengan narasumber dari guru serta kerja sama melalui MoU bersama Kemenag Sungai Puar,” ujar Nani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik. Selain itu, sekolah juga menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat sebagai target pembiasaan hidup siswa.
Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Selama kegiatan berlangsung, siswa dibagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 16 orang per kelompok dengan pendamping satu guru. Ada pula kegiatan kelompok besar yang dilaksanakan bersama di musala sekolah.
Pendekatan ini dilakukan agar siswa lebih mudah memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk absensi kegiatan di sekolah, dilakukan melalui sistem dari provinsi. Sementara absensi ibadah di rumah dan masjid terdekat dilaporkan masing-masing siswa melalui aplikasi Solu Barcode.
Salah seorang guru sekaligus pemateri, Zulmukri, S.Si. menyampaikan materi tentang syirik dan bahayanya. Ia menekankan pentingnya pemahaman siswa terhadap syirik sebagai dosa besar yang harus dihindari.
“Siswa dituntut agar mengerti apa itu syirik dan bagaimana mencegahnya dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era modern ini,” katanya.
Penulis : Khairunas
Editor : Team JG






