Siswa SMAN 2 Bukittinggi Praktik Masak Kuliner Minang Lewat Program Ko-Kurikuler

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa Kelas 12 SMAN 2 Bukittinggi Praktik Masak Kuliner Minang. (*N)

Bukittinggi, Jamgadangnews– SMA Negeri 2 Bukittinggi atau Kweekschool (Sekolah Radja) yang baru-baru ini ditetapkan  sebagai Bangunan Cagar budaya tingkat nasional, melaksanakan program Ko-Kurikuler semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Februari 2026, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII.

Koordinator Ko-Kurikuler SMAN 2 Bukittinggi, Vera Daniati, S.Pd, mengatakan kegiatan ini bertujuan agar siswa mampu mengaplikasikan pembelajaran ke dalam bentuk praktik nyata. Tahun ini, Ko-Kurikuler mengangkat tema kebudayaan, kesehatan, memasak kuliner Minangkabau, serta minuman tradisional Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala sekolah Nani Amelia(tengah) bersama guru koordinator Ko kurikuler Wakil Kepala SMAN 2 Bukittinggi. (**)

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar langsung memasak makanan khas Minangkabau seperti ayam gulai, kalio ayam, gulai dan ikan goreng, onde-onde, pisang santan, hingga kalikih santan,” ujar Vera.

Siswa putra dan putri turut ambil peranan dalam unjuk.masakan khas minang.(**)

Ia menjelaskan, kegiatan Ko-Kurikuler tersebut diikuti oleh 11 kelas. Dalam praktik memasak, setiap kelompok siswa mempresentasikan hasil masakan mereka di hadapan guru yang ditunjuk sebagai juri. Kegiatan ini turut didampingi oleh Tofan Dwi Cahyo sebagai guru fasilitator.

Untuk hari berikutnya, siswa kelas XII dijadwalkan mengikuti senam pagi dan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, dengan membawa peralatan dari rumah masing-masing.

“Kami berharap siswa mampu mandiri, mengenal budaya Minangkabau, terbiasa mengolah masakan tradisional, serta menerapkan nilai-nilai budaya Minang dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ketua koordinator K.Kurikul beserta fasilitator.(**)
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Bukittinggi, Nani Amelia, M.Pd, mengapresiasi penuh pelaksanaan kegiatan Ko-Kurikuler tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan dan budaya lokal.

“Anak-anak belajar bagaimana budaya Minangkabau dalam memasak, menghidangkan makanan, hingga tertib saat makan. Sekolah sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya pengembangan diri siswa, pelestarian budaya Minang, serta selaras dengan kurikulum pemerintah,” tutup Nani.

Editor : Khairunas

Berita Terkait

Tim Raga Polres Kampar Perketat Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Premanisme
Temui Dewan Pers, PJS Mantapkan Langkah Menjadi Organisasi Konstituen
Lapas Kelas IIA Bukittinggi Penuhi Hak WBP Melalui Pembagian Seragam Pembinaan dan Pakaian Harian
Tujuh tersangka korupsi MBG terkuak
Organda, Koperasi Angkutan Kota, dan Persatuan Bendi Bukittinggi Tegas Tolak Kehadiran Bajaj.
Bukittinggi Sambut Delegasi 36 Negara di IMLF 2026, Promosikan Kota Berkelas Dunia
Pemko Bukittinggi Terapkan WFH Tiap Jumat Mulai 17 April 2026
Wali Kota Bukittinggi Ajak Perantau Berkontribusi Bangun Daerah Saat Idul Fitri

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:24 WIB

Tim Raga Polres Kampar Perketat Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Premanisme

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:48 WIB

Temui Dewan Pers, PJS Mantapkan Langkah Menjadi Organisasi Konstituen

Senin, 6 Juli 2026 - 18:19 WIB

Lapas Kelas IIA Bukittinggi Penuhi Hak WBP Melalui Pembagian Seragam Pembinaan dan Pakaian Harian

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:30 WIB

Tujuh tersangka korupsi MBG terkuak

Senin, 22 Juni 2026 - 23:29 WIB

Organda, Koperasi Angkutan Kota, dan Persatuan Bendi Bukittinggi Tegas Tolak Kehadiran Bajaj.

Berita Terbaru