Ratusan Guru dan Garin di Bukittinggi Terima Insentif Hingga Rp1 Juta per Bulan

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Jamgadangnews-Pemerintah Kota Bukittinggi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para pengajarnya. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa peran guru keagamaan sangat penting dalam membentuk generasi Qurani yang unggul, baik dari segi akhlak maupun pemahaman agama.

Menurut Ramlan, pemberian insentif menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap para guru keagamaan dan garin. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi para guru dan garin untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda, sehingga tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya, Kamis (23/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan, sejak 2022 para guru dan garin telah difasilitasi dengan jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan serta kenyamanan dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, mengungkapkan bahwa total anggaran insentif tahun 2026 mencapai Rp7.782.000.000. Dari jumlah tersebut, Rp6.792.000.000 dialokasikan untuk guru dan Rp990.000.000 untuk garin.

Adapun penerima insentif terdiri dari 744 guru dan 157 garin. Para guru tersebut tergabung dalam sejumlah organisasi, seperti Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) sebanyak 91 orang, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) 209 orang, Forum Komunikasi Pondok Al-Qur’an (FKPA) 112 orang, serta Badan Kerja Sama (BKS) sebanyak 332 orang.

Untuk triwulan pertama periode Januari hingga Maret 2026, Pemko Bukittinggi telah menyalurkan Rp1.475.250.000 kepada guru dan Rp235.500.000 kepada garin. Besaran insentif yang diterima garin adalah Rp500.000 per bulan, sedangkan guru menerima antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 per bulan.

Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran keagamaan sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Kota Bukittinggi.

Penulis : Eri JM

Editor : Yopi Herdiansyah

Berita Terkait

Mahyeldi Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi, Targetkan Sekolah Berasrama Berkembang di Sumbar
Menebar Kepedulian Lapas Bukittinggi Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Ikhwanus Shafa
Anak Nagari Kurai Bukittinggi Gelar Konser For Revenge hingga Feel Koplo, Usung Misi Hidupkan Adat
Pendaftaran SPMB  SMAN di Bukittinggi Mulai 22 Juni, Ada 3 Jalur Seleksi
WARGA PADATI KANTOR LURAH PAKAN KURAI, AMBIL BANSOS BERAS DAN MINYAK.
604 Personel Gabungan Amankan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi
PKL di Jam Gadang Ditertibkan, Dipindah ke Pasa Ateh
Wamenkes Puji RSUD Bukittinggi, Dibangun Dari APBD dan Layani Ribuan Pasien

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:38 WIB

Mahyeldi Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi, Targetkan Sekolah Berasrama Berkembang di Sumbar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:29 WIB

Menebar Kepedulian Lapas Bukittinggi Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Ikhwanus Shafa

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:04 WIB

Anak Nagari Kurai Bukittinggi Gelar Konser For Revenge hingga Feel Koplo, Usung Misi Hidupkan Adat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pendaftaran SPMB  SMAN di Bukittinggi Mulai 22 Juni, Ada 3 Jalur Seleksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:39 WIB

WARGA PADATI KANTOR LURAH PAKAN KURAI, AMBIL BANSOS BERAS DAN MINYAK.

Berita Terbaru