MAN 2 Bukittinggi Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta, Fokus Bentuk Karakter Siswa (**)
Bukittinggi, Jamgadangnews – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bukittinggi menggelar workshop bertajuk Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada 7-8 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah itu diikuti oleh 103 guru dan tenaga kependidikan.
Kepala MAN 2 Bukittinggi, Amri J, mengatakan workshop tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Melalui kurikulum ini, guru diharapkan mampu membentuk karakter siswa, membantu mereka memahami materi pelajaran, sekaligus mengenali potensi diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan utamanya adalah bagaimana pengaplikasian Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga nantinya siswa benar-benar menjadi pribadi yang berguna di tengah masyarakat,” kata Amri, Selasa (7/7).
Workshop dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa. Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dr. Darwin dari MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Dr. Irwan, M.Ag, serta Kepala Bidang Dr. Tan Gusli, M.AP.
Amri menjelaskan, Kurikulum Berbasis Cinta merupakan penguatan implementasi Kurikulum Merdeka yang dikembangkan di lingkungan Kementerian Agama. Pendekatan ini menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai keagamaan, karakter, dan kepedulian sosial dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama, termasuk penguatan Ekoteologi yang mendorong peserta didik memiliki kepedulian terhadap lingkungan berdasarkan nilai-nilai keagamaan.

Ia berharap seluruh materi yang diperoleh peserta selama workshop dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian siswa secara menyeluruh. (nas)
Editor : Khairunas






