Pembukaan MPLS di SMKN 1 Bukittinggi (*N)
Bukittinggi, Jamgadangnews–Sebanyak 708 siswa baru SMK Negeri 1 Bukittinggi mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 13 Juli 2026 selama empat hari sebagai langkah awal mengenalkan lingkungan sekolah sekaligus membekali peserta didik sebelum memasuki proses belajar mengajar.
Kepala SMKN 1 Bukittinggi, Gustian Budiarto, mengatakan rangkaian MPLS sebenarnya telah dimulai sejak 11 Juli 2026 melalui penyampaian informasi kepada siswa baru mengenai jadwal kegiatan, ketentuan, serta atribut yang harus digunakan selama pelaksanaan MPLS.

Dalam sambutannya saat pembukaan MPLS yang bertepatan dengan upacara bendera pada Senin (13/7), Gustian menyampaikan bahwa memilih SMKN 1 Bukittinggi merupakan langkah yang tepat bagi para siswa. Menurutnya, sekolah kejuruan tidak hanya memberikan pembelajaran teori, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis, kedisiplinan, dan mental kerja agar siap memasuki dunia usaha dan dunia industri, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun berwirausaha.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu atas kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 1 Bukittinggi. Kami berharap dukungan dan doa agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang kompeten dan berprestasi,” ujar Gustian.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Koordinator MPLS, Syamsuardi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan Provinsi sesuai petunjuk teknis pelaksanaan MPLS.
“Pelaksanaan MPLS berpedoman pada Permendikdasmen dan petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi sehingga seluruh kegiatan disusun sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Ia menjelaskan, materi MPLS meliputi pengenalan visi dan misi sekolah, literasi digital, serta berbagai kegiatan yang telah diatur dalam petunjuk teknis. Pada hari kedua, Selasa (14/7), siswa juga mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan yang mencakup fleksibilitas tubuh melalui panduan dan formulir yang telah disiapkan.
Syamsuardi menambahkan, dari total 708 siswa baru, sekitar 70 persen berasal dari luar Kota Bukittinggi, sedangkan 30 persen lainnya merupakan warga Kota Bukittinggi.

Melalui kegiatan MPLS, pihak sekolah berharap para siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, merasa nyaman selama mengikuti proses pembelajaran, serta mantap dengan program keahlian yang telah dipilih.
“Kami berharap anak-anak merasa nyaman dan tidak ada lagi keraguan terhadap jurusan yang dipilih. Semua jurusan memiliki peluang yang baik, tinggal bagaimana mereka menjalani proses pembelajaran ke depan,” tutupnya.
Penulis : Khairunas
Editor : Khairunas

















