Waktu Dan Masa

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi – 03 November 2025

Pada satu masa nya nanti dimana pada masa itu kita tidak akan pernah bisa menebak, kapan masa itu akan datang menjemput.

Mengambil semua yang kita miliki, maupun orang yang paling di sayang, biar pun dalam keadaan sakit maupun senang, bagaimana pun, siapapun tak kan bisa menolak, apapun status dan jabatan atau pangkat yang tinggi sekali pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita tak akan mampu menolaknya, ketika masa itu datang, masa yang tidak pernah banyak orang yang memikirkan, padahal itu adalah masa yang sangat menyedihkan, penuh rasa haru dan air mata.

Ada terbersit rasa sesal.

Kenapa selama ini tak menghiraukan waktu yang banyak terbuang sia sia, selalu abai akan pentingnya ketika masa dan waktu itu memanggil, bahkan mungkin ada yang tidak mendengar sama sekali.

Bahkan mungkin ada yang berpikiran, biarkan masa dan waktu itu berlalu, tidak usah di pikiran, waktu dan masa itu akan tetap jua seperti ini, mari lupakan sejenak masa itu, sekarang saat nya menikmati hidup.

Biarkan saja masa itu berjalan dengan sendirinya dan,” pada akhirnya, waktu itu datang jua menjelang kepada siapa yang dia kehendaki, tua maupun muda , sakit maupun sehat.

Masa akan datang pada siapa pun, ketika saat nya telah tiba, semua menjerit, anak yang menangis sambil berontak, bahkan ada juga yang gila, ataupun stres, bahkan serangan jantung.

Baru sadar, baru paham kalau masa dan waktu itu telah mengambil yang di miliki, juga yang di sayang sekalipun pun, tak luput dari kedatangan waktu.

Waktu dan masa.

Keringat dingin di sekujur tubuh, mengigau tak karuan meraba apa yang bisa di raba, memandang jelalatan, mencari tepi yang lunak.

Ada juga ketika waktu itu telah datang, ada yang menyambut nya dengan tersenyum, sambil memandangi sesuatu di atas sana, sambil melambaikan tangan, seakan-akan minta kepada waktu.

Bawa aku pergi.

Aku ingin ikut dengan mu, semua kebutuhan sudah ku persiapkan, waktu pun tersenyum melihat, dan segera membawanya pergi jauh kesana.

Itu lah waktu,” yang setiap saat hadir di semua tempat
Baik siang maupun malam, biar pun hujan badai, petir menyambar saling bersahutan, waktu tak kan berhenti untuk terus berkeliling.

Masa dan waktu
Akan terus berkeliling, untuk mendatangi yang iya ingin kan.
Hargailah waktu dan masa yang masih tersisa, karena waktu tidak akan pernah datang untuk yang kedua kalinya.

Penulis : Eri piliang

Editor : Yopiherdiansyah

Berita Terkait

Jam Gadang, Saksi yang Tak Pernah Tidur
TUJUAN YANG BELUM SAMPAI
Cinta Yang Tertinggal di Bukittinggi
Irama Penantian di Bawah Jembatan Gantung
Jejak Setia di Embun Subuh
Janji di Bawah Menara Jam Gadang”
Biar Aku Sendiri di Sudut Kota
Senja, Hujan, dan Janji yang Tertinggal

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:33 WIB

Jam Gadang, Saksi yang Tak Pernah Tidur

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:35 WIB

TUJUAN YANG BELUM SAMPAI

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:29 WIB

Cinta Yang Tertinggal di Bukittinggi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:55 WIB

Irama Penantian di Bawah Jembatan Gantung

Kamis, 30 April 2026 - 06:30 WIB

Jejak Setia di Embun Subuh

Berita Terbaru